Samsung Umumkan Detil Project Beyond, Kamera Virtual Reality Live-Streaming

, , , , , ,

Setelah merilis headset virtual reality GEAR VR, kini Samsung mengalihkan perhatian pencinta teknologi dengan sistem kamera VR. Prototype benda tersebut telah dipajang bulan lalu, namun tak sempat menangkap hati pengunjung dikarenakan sebagian besar pengunjung masih berfokus pada GEAR VR. Sekarang, produsen kamera ini baru saja merilis beberapa detil untuk sistem kamera 360 derajat yang diberi nama dengan Project Beyond. Mengingat sebagian besar sistem kamera VR terdiri dari kamera GoPro, lalu apa kelebihan yang ditawarkan kamera Samsung baru ini? Check this out!

Perekam Video Stereoscopic 360-degree

Seperti yang terlihat dari desainnya, Project Beyond terdiri dari pasangan-pasangan di semua sisinya. Hal ini menunjukan bahwa sistem kamera ini mampu merekam video 3D stereoscopic sesungguhnya. Sebagai informasi, video 3D stereoscopic atau yang disebut dengan S3D merupakan video yang meningkatkan ilusi persepsi kedalaman saat melihat video, dimana perekaman akan terlihat dari dua perspektif. Ketika Anda menggunakan headset VR dan menonton video yang dibuat dengan kamera ini, Anda akan seolah berada disana. Sensasi ini seperti ketika menonton video 3D di bioskop, namun kali ini Anda bisa melihat ke semua arah.

Self-enclosed System

Project Beyond mengusung konsep super ringkas dan portabel. Anda tak perlu lagi mengkonfigurasikan sejumlah GoPro atau kamera-kamera lainnya dan men-sync mereka dalam satu ikatan. System kamera ini sepertinya juga bisa dihidupkan dan dimatikan dengan mudah, hanya dengan tombol control rec/stop. Bentuknya yang sederhana pun membuatnya mudah untuk di bawa bersama para fotografer yang biasanya akan membawa peralatan yang cukup banyak. Dengan demikian, proses produksi video pun menjadi lebih cepat.

 

Mendukung konten live-streaming

Fitur spesial yang ditawarkan Samsung melalui Project Beyond adalah kemampuannya untuk merekam acara atau pertunjukan secara live dan men-streaming video tersebut ke website untuk dilihat oleh semua orang. Walaupun sekarang sudah ada kamera VR yang dapat melakukan live-streaming, namun hampir semua  hasilnya kurang memuaskan karena resolusi yang rendah. Sepertinya Project Beyond ini cukup menjanjikan, sebab banyaknya perusahaan komersial yang tertarik dengan live-broadcasting video 360 untuk demo marketing.

Hingga kini Samsung belum mengumumkan harga resmi dan kapan Project Beyond akan tersedia di pasaran. Kemungkinan besar, sistem kamera ini akan hadir di event teknologi besar, Consumer Electronics Show 2016 di Las Vegas. Berbicara harga, seharusnya Samsung akan membrandol kameranya ini lebih murah dibandingkan pesaingnya, Google Jump yang dibandrol $15,000.